Kebijakan Pengembalian & Garansi
Terakhir Diperbarui: 20 Agustus 2026
Di VERTI.ID, kepuasan pelanggan atas keindahan furnitur jati kami adalah prioritas utama. Karena produk kami merupakan produk kerajinan tangan dari kayu jati padat alami yang bernilai tinggi, kami menerapkan kebijakan pengembalian barang dan garansi sebagai berikut.
1. Garansi Kerusakan Selama Pengiriman Kargo
- Seluruh barang yang kami kirim dilindungi oleh garansi kerusakan pengiriman kargo resmi dari VERTI.ID.
- Jika mebel Anda pecah, retak konstruksi utama, kaca cermin pecah, atau cacat finishing parah akibat guncangan di dalam truk kargo saat tiba, kami akan melakukan perbaikan finishing ulang gratis, penggantian suku cadang kayu, atau memproduksi barang baru (jika kerusakan total).
2. Prosedur Klaim Kerusakan
Untuk mengajukan klaim garansi kerusakan pengiriman, harap ikuti langkah wajib berikut:
- Periksa fisik mebel langsung di depan sopir truk kargo saat membongkar barang di rumah/lokasi Anda.
- Ambil foto detail bagian mebel yang cacat/rusak, serta rekam video singkat (*unboxing*) saat barang diturunkan dari truk.
- Kirimkan bukti foto dan video unboxing tersebut kepada CS WhatsApp kami dalam waktu maksimal 24 jam sejak barang diterima.
- Klaim yang diajukan lebih dari 24 jam setelah kurir pergi atau tanpa bukti video unboxing mohon maaf tidak dapat kami proses.
3. Kebijakan Pengembalian Uang (Refund)
Kami tidak melayani pengembalian uang (*refund*) tunai jika pesanan mebel telah diproduksi dan dikirimkan sesuai dengan pesanan. Jika terjadi kerusakan selama pengiriman, kami akan bertanggung jawab penuh untuk memperbaiki produk atau memproduksi ulang unit pengganti yang baru sampai produk terpasang dengan baik di hunian Anda.
4. Garansi Konstruksi Kayu 5 Tahun
Kami memberikan jaminan garansi konstruksi kayu jati kokoh selama 5 tahun sejak pembelian. Jaminan ini melindungi mebel Anda dari kerusakan struktur (seperti sambungan kayu mortise patah, kayu retak akibat oven terlalu kering, atau melengkung parah). Garansi tidak meliputi kerusakan akibat kelalaian pemakaian (terendam banjir, kebakaran, atau benturan keras dari pengguna).